Hallo sobat Nengineers! Kembali lagi bersama kita di nevtik. Kali ini kita akan membahas tentang Docker Engine. Penasaran kan? Langsung aja ke pembahasannya yuk!!

Docker merupakan sebuah platform terbuka dimana administrator bisa membangun, mengemas, dan menjalankan berbagai aplikasi atau service dilokasi manapun. Definisi lain dari Docker adalah suatu platform yang sudah dibangun dengan dasar teknologi container.

Nah, sekarang apa itu container? Container merupakan sebuah wadah yang memungkinkan user untuk menjalankan beberapa aplikasi yang sama dalam wadah yang berbeda, serta dapat membangun sebuah infrastruktur tanpa membutuhkan kernel karna container ini dapat diinstall langsung pada host. Lalu container juga lebih ringan dan terskala.

Container bekerja pada container engine seperti docker. Sedangkan container engine bekerja pada OS host itu sendiri. Lalu didalam container terdapat images yang sudah siap digunakan seperti web server, file sharing, dan lain lain.

Fungsi Docker

1. Produktivitas untuk Pengembang

Hal yang sangat diuntungkan dari adanya Docker ini adalah pengembang bisa mendapatkan keuntungan tambahan supaya lebih baik. Di lingkungan developer, terdapat 2 tujuan namun satu sama lain bertentangan.

Pertama, agar mampu lebih dekat dengan proses produksi. Kedua, agar memperoleh pengembangan yang paling cepat, supaya dapat digunakan lebih interaktif lagi. Lebih jelasnya, dalam mencapai suatu tujuan pertama, pengembang harus mempunyai tiap layanan yang sedang di jalankan sendiri pada virtual machine dan hal ini bertujuan dalam melihat proses dari produksi tersebut.

Tetapi bila melihat dalam aplikasinya, anda tidak selalu memerlukan koneksi internet serta menambah overhead akan pekerjaan yang sedang dilakukan dari jarak yang jauh dan pasti memerlukan kompilasi. Karena untuk mengatasi masalah inilah fungsi Docker sangat dibutuhkan dalam overhead yang rendah.

Lingkungan pengembangan umumnya mempunyai kapasitas sebuah memori yang rendah, dengan tidak meningkatkan jejak memori yang dapat dilakukan saat menggunakan jenis virtual machine. Adanya platform ini secara tidak langsung lebih mempermudah beberapa layanan bisa dijalankan.

2. Manajemen Pipeline Kode

Bagi masyarakat yang sedang bingung mencari cara yang bagus untuk mengelola code pipeline, penggunaan Docker adalah salah satu solusi yang bisa dilakukan. Adanya platform semakin mempermudah pengembangan terhadap kode, penyaluran pada pipa, sampai menyediakan berbagai lingkungan yang lebih konsisten dalam aplikasi pengembangan hingga ke tahan produksi. Dengan demikian Anda bisa dengan mudah melakukan pengembangan kode juga pipeline.

3. Konfigurasinya Semakin Sederhana

Kelebihan yang dimiliki oleh Docker ini hampir sama dengan mesin virtual, namun tidak menggunakan overhead. Hal ini bisa Anda gunakan untuk menempatkan lingkungan serta konfigurasi menuju kode juga menyebarkannya. Adanya konfigurasi yang sama bisa digunakan juga dalam banyak lingkungan, dengan memisahkan kebutuhan infrastruktur pada lingkungan aplikasi tersebut.

Adanya Docker semakin membuat Anda bebas dalam menjalankan berbagai aplikasi dalam beberapa laaS/PaaS dengan tidak menggunakan tweak tambahan. Disini ada hal yang harus Anda ketahui yaitu penyedia layanan laaS/PaaS yang ada di Amazon sampai Google telah mendukung berbagai penggunaan Docker.

4. Penyebarannya cepat

Dahulu sebelum teknologi canggih dalam meningkatkan sumber daya hardware, membangun aplikasi  bisa membutuhkan waktu yang banyak. Namun dengan penggunaan Docker ini bisa mempersingkat waktu, bahkan hanya dalam hitungan detik saja. Dengan demikian sudah kecanggihan tersebut membuat Google serta Facebook juga beralih menggunakan kontainer. Keuntungan lainnya adalah bisa memberikan kepastian kepada klien akan hasil yang sesuai dengan keinginan mereka.

5. Multi-tenance

Hal menarik yang lainnya yang bisa dirasakan yaitu bisa menggunakan multi-tenance dengan demikian bisa menghindarkan penulisan ulang pada aplikasi yang utama. Misalkan ketika perusahaan mengembangkan salah satunya program multi-tenence dalam mengaplikasikan loT. Umumnya proses yang ada di dalamnya semakin rumit dalam hal basis kode. Ketika Anda melakukannya secara manual akan menyita banyak waktu maka dari itu  penggunaaan Docker lebih banyak disarankan.

6. Bisa digunakan dalam Debugging

Penggunaan Docker dapat menggunakannya debugging, misalkan ketika penggunaan kasus sedang dijalankan dengan container jenis Docker, saat pengembangnya mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh perusahaan kode lantaran dengan keadaan error dari UI serta file Functionphp.

Setiap pengembang hanya perlu waktu sekedar satu menit dalam melakukan debug di sandbox. Keuntungannya yang lain anda bisa beralih menuju versi terbaru menggunakan situs web tersebut.

7. Melakukan konsolidasi di server

Kemampuan yang dimiliki oleh aplikasi isolasi Docker bisa menggabungkan banyak server dengan demikian dapat menghemat pengeluaran. Tetapi, tidak adanya memori yang berasal dari OS serta kemampuan memori yang tidak tersedia di semua instance. Adanya Docker member konsolidasi server yang lebih padat dibandingkan apa yang bisa dilakukan di virtual machine.

Fungsi yang kompleks dari Docker di atas memperjelas bahwa platform ini dapat membantu anda dalam hal mempercepat proses dengan menambah sumber daya pada  hardware sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama seperti pada zaman dahulu. Sekarang dengan platform ini bisa lebih cepat bahkan dalam hitungan detik.

Keunggulan Docker

1. Tidak memerlukan resource yang banyak

Docker engine hanya berukuran MB dan juga docker menggunakan kernel host OS sehingga docker tidak memerlukan banyak resource.

2. Proses booting cepat

Karena ukurannya tidak besar, proses booting nya pun hanya hitungan detik sehingga aplikasi dapat lebih cepat.

3. Mudah untuk memperbanyak service

Memperbanyak service di docker hanya melalui proses yang sigkat sehingga tidak perlu waktu yang lama

4. Cepat dalam menjalankan service

Dengan menjalankan satu perintah saja layanan dapat langsung berjalan.

5. Dapat dijalankan diberagai sistem operasi

Docker sangat fleksibel karena dapat dijalankan di system operasi windows, linux, dan juga mac os.

6. Dapat menyimpan service yang telah dibuat

Docker engine menggunakan image untuk menjalankan service nya. Image yang sudah dikonfigurasi dapat disimpan di dockerhub (tempat mendapatkan dan menyimpan image docker). Jika kita memerlukan lagi service tersebut hanya perlu mendownloadnya saja.

7. Kerusakan satu service tidak mempengaruhi service lainnya

Setiap layanan dalam docker saling terpisah dan terisolasi, oleh karena itu jika ada 2 docker engine dan salah satu docker engine bermasalah docker engine yang lain tidak akan menerima dampaknya.

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *