Halo sobat Negineers! kembali lagi bersama kita nih, pada artikel kali ini kita akan membahas materi tentang bonding. Nah, sebelum kita masuk ke dalam topik materi bisa kita ilustrasikan seperti apa bonding itu.

            Bonding bisa diilustrasikan seperti kamar kos-kos an yang kosong. Lah ko jadi ngebahas horror gini, bukan – bukan ini hanya ilustrasi saja ko. Nah, di dalam suatu rumah kos terdapat 5 ruang kamar, tetapi yang bisa dipakai hanya 3 kamar saja. Suatu ketika 3 kamar tersebut telah ditempati dan ada orang yang ingin menempati kamar kos juga sedangkan 2 kamar tersebut kosong tidak terpakai. Mengapa kita tidak memaksimalkan penggunaan kamar untuk orang baru yang ingin menempati kamar tersebut?. Ilustrasi tersebut hampir mendekati dengan konsep bonding.

            Jadi masih pada bingung nih dengan ilustrasi tersebut? Okey langsung saja kita bahas tentang bonding. Jadi bonding itu merupakan fitur dalam MikroTik yang menggabungkan beberapa interface untuk mendapatkan badwidth yang lebih besar. Bisa dikenal dengan istilah Link Aggregation.

 

KONSEP BONDING

            Bonding memungkinkan kita untuk menggunakan beberapa interface yang tidak terpakai untuk memaksimalkan throughput bandwidth dengan membuat sebuah interface virtual. Interface fisik yang disatukan menggunakan bonding akan statusnya akan berubah menjadi slave / menginduk pada interface virtual bonding.

            Sekilas konsep tersebut sama dengan bridge. Walaupun bridge sama-sama menggabungkan beberapa interface dengan interface virtual, namun untuk throughput badwidth yang dikeluarkan tidak dari total penjumlahan beberapa interface tersebut.

            Bisa dilihat dari gambar diatas, ketika kita hanya menggunakan 1 interface ethernet saja untuk tranfer data. Maka bandwidth yang mampu ditampung hanya sebesar 10 Mbps. Ketika kita menggunakan 2 interface dan dijadikan menjadi bonding interface maka data yang ditampung dapat melebihi dari 10 Mbps / jumlah setara dengan penjumlahan maksimal data yang dapat dilewati dari kedua interface tersebut.

MODE BONDING

3ad

  • Pada slave port pada mode ini akan diseimbangkan beban trafiknya akan sama dengan penjumlahan dari kecepatan slave port
  • Menggunakan Mii untuk monitoring.

 

Balance-rr

  • Jika menggunakan mode ini, maka paket data yang dikirimkan akan secara berurutan dari slave port pertama – terakhir.
  • Merupakan salah satu mode yang akan mengirim paket ke beberapa interface yang memiliki koneksi TCP/IP (pengiriman ulang paket jika ada paket yang tidak lengkap).
  • Jika ada drop bandwidth pada salah satu link, maka keseluruhan total bandwidth dari bonding interface akan sama dengan bandwidth bonding interface yang paling lambat.

 

Active-backup

  • Hanya satu interface yang digunakan sebagai berjalannya suatu data.
  • Interface yang lain akan aktif apabila interface utama gagal.
  • MAC address bonding interface menggunakan pengalamatan interface aslinya.

Balance-xor

  • Balance trafik yang melewati interface yang aktif.
  • Transmit kebijakan berdasarkan transmit-hash .

Broadcast

  • Semua slaves interface mengirimkan paket yang sama ke tujuan untuk meminimalisir kesalahan.
  • Tidak support load balancing.

Balance-tlb

  • Paket yang datang tidak akan di
  • Hanya support MII monitoring.
  • Hanya interface yang dibuat sebagai primary untuk menerima paket.
  • Data rate setiap link akan berbeda sesuai dengan maksimal rate interface tersebut.
  • Tipe data rate yaitu duplex / dua arah.

Balance-alb

  • Sama seperti balance-tlb tetapi paket yang diterima dilakukan balance. pada semua interface bonding yang berjalan.
  • Untuk mengubah MAC addressnya diperlukan driver yang support.

KONFIGURASI

Pertama – tama klik pada menu Interfaces – Bonding. Klik tanda add (+) untuk menambahkan interface virtual bonding baru.

Untuk membuat nama interface bonding kita, terdapat pada menu  General. Setelah itu klik menu Bonding dan pilih interface yang akan di gabungkan pada Slaves. Lalu pilih Mode dan klik Apply dan OK.

Tambahkan IP Address pada interface Bonding.

            Setelah interface bonding berjalan, kita tes gunakan Bandwidth Test untuk mengetes besaran bandwidth pada interface bonding yang telah kita buat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *