Halo sobat engineers, nevtik kembali lagi dengan tutorial baru yaitu Point to Point menggunakan mikrotik. Readers ada yang tau apa sih Point to Point atau yang sering disebut PTP? Oke, sebelum kita mulai konfigurasinya, lebih baik kita bahas terlebih dahulu pengertian nya.

  1. Pengertian
Point to Point  atau yang sering disebut PTP adalah sebuah jaringan yang menggunakan 2 perangkat yang terhubung secara wireless/tanpa kabel.
  • Kelebihan jaringan Point to Point  
Murah dan mudah
– Tidak banyak kabel/kabel yang terlalu panjang
– Tidak memerlukan software administrasi khusus
– Tidak membutuhkan administrator jaringan
  • Kekurangan jaringan Point to Point
– Jika kabel utama pada jaringan terputus semua jaringan point to point akan mati
– Sulit mencari kerusakan yang terjadi pada jaringan
– Tingkat keamanan yang rendah
– Semakin banyak data yang dikirim beban pada perangkat akan semakin bertambah.
Konfigurasi Point to Point dengan menggunakan Mikrotik RB411 sebagai Access Point
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah masuk ke konfigurasi RB411 melalui winbox dengan username admin dan password  yang dikosongkan.
Masuk ke menu bridge dan buat interface bridge1 seperti pada gambar,

Selanjutnya kita akan menambahkan port bridge dengan interface ether1 dan wlan1,

Masuk pada menu wireless dan klik tanda ceklis untuk mengaktifkan wlan1,

Masuk pada wlan1, pada menu wireless gunakan mode: bridge, band: 5Ghz-A, SSID:mikro scanlist:5100-5200, frekuensi mode:superchannel,


Pada menu data rates isi sesuai dengan kebutuhan dan pastikan supported rates A/G dan basic rates A/G memilih yang sama,

Pada menu WDS pilih WDS mode:dynamic WDS default:bridge1,


Masuk ke menu IP Address lalu tambahkan IP untuk ether1,

Konfigurasi Pada Client
Sama seperti pada konfigurasi RB411 yang kita set sebagai access point, kita menggunakan winbox untuk konfigurasinya.
Buat port bridge pada client,

Buat port bridge dengan interface ether1 dan wlan1 agar dapat terhubung,


Setelah itu kita masuk ke menu wireless dan aktifkan wlan1 lalu masuk pada wlan1 yang kita ubah hanya mode:station wds dan scanlist:5100-5200,


Kemudian kita lalukan scan list untuk tersambung kepada access point yang telah kita setting tadi, klik start dan jika sudah kita temukan klik connect,

Lalu pada menu data rates kita pilih deafult untuk mengikuti konfigurasi yang telah dilakukan access point,

Pada menu wds juga kita samakan seperi pada access point,

Masukkan ip pada ether1 yang satu network dengan access point,

Coba kita lakukan test bandwidth melalui winbox pada menu tools lalu bandwidth test lakukan ping terhadap ip lawan dengan menggunakan protokol tcp,

    Semua konfigurasi telah selesai, semoga cara tersebut bermanfaat bagi kalian semua. Apabila ada yang ingin ditanyakan silahkan tanyakan di kolom komentar di bawah. Terima kasih telah mengunjugi website kami jangan lupa untuk di share agar artikel ini bermanfaat bagi kalian semua 😀

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *