Halo semua sobat engineer, berjumpa lagi dengan kami di nevtik kali ini kita akan membahas mengenai proxy untuk memblok situs yang berbentuk http. Disini proxy akan bertugas sebagai filtering yaitu untuk dapat memblokir beberapa host atau sebuah alamat IP yang tidak diinginkan, sehingga beberapa website tidak dapat diakses dengan memakai proxy tersebut. Itulah salah satu fungsi dari proxy sebagai filtering.  Sekarang kita akan menggunakan fungsi proxy tersebut pada router Mikrotik.

1. Enable Fitur Proxy

Sebelum proxy dapat berjalan maka kita perlu enable fitur proxy tersebut terlebih dahulu agar fitur tersebut dapat berjalan, fitur tersebut terletak di IP –> Web Proxy.

    Setelah di enable masukkan port yang kita inginkan port default pada umumnya adalah 8080 atau 3128. Disini kita akan menggunakan 2525, port yang digunakan bebas tidak ada aturan yang pasti. Tetapi port yang digunakan tidak boleh bentrok dengan port service lainnya seperti 21 (FTP), 22 (SSH), 23 (Telnet).
    Setelah di enable klik tab Access, lalu klik + untuk menambahkan situs atau host yang akan di blok. Misal ingin memblokir htttp://www.kompas.com. Untuk catatan proxy ini biasa bekerja hanya untuk website yang bersifat http saja tidak berlaku untuk https. Biasanya untuk memblokir situs https menggunakan Filter Rules di Firewall. Sekarang untuk menambahkannya masukan pada Dst.Host “*.kompas.com*” untuk tujuan situs yang akan di blok, lalu action yang digunakan deny agar setiap kali mengakses situs tersebut akan ditolak.
2. Menambahkan Pengaturan NAT
    Agar Web Proxy berjalan otomatis tanpa harus kita konfigurasi terlebih dahulu pada client, maka perlu menambahkan pengaturan NAT pada firewall. Pengaturan ini dinamakan transparent proxy. Untuk menambahkannya masuk ke IP –> Firewall –> NAT, lalu klik +. Pada tab General chain atau mode yang akan digunakan yaitu dstnat, mengapa demikian? Karena kita akan meredirect client menuju proxy yang telah dibuaat tadi sebelum mengakses ke internet. Protokol yang digunakan adalah tcp dan Dst. Port “80” (Port HTTP) untuk menandai situs http yang akan di redirect ke Web Proxy, lalu In. Interface untuk memilih interface client yang akan melewati proxy.
   Lalu terakhir pada tab Action gunakan redirect untuk meredirect port 80 (Port HTTP) ke port Web Proxy yang telah dibuat (2525). Setelah itu barulah klik Apply untuk menyimpan pengaturan yang telah dibuat tersebut.
3. Pengetestan Pada Browser

    Untuk pengetestan buka web http://kompas.com pada browser client apabila berhasil terblokir maka akan muncul pesan Error:Forbidden pada browser yang mencoba membuka website kompas. Setelah itu cek kembali di pengaturan IP –> Web Proxy –> Access apabila berhasil terblok maka hits akan bertambah pada mikrotik sebagai tanda berapa banyak yang mengakses situs tersebut.
Nah semua konfigurasinya telah selesai. Semoga cara yang kami ajarkan bisa membantu sobat semua dalam belajar. Terima kasih telah mengunjungi website kami, jangan lupa untuk share dan berkomentar pada kolom komentar dibawah 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *